Redenominasi Rupiah Tahun 2014

Redenominasi Rupiah Sepuluh Ribu

Pemerintah dan BI merencanakan menerbitkan rupiah baru agar mata uang kita lebih kompetitif dan lebih dihargai di dunia internasional serta mengurangi ekspektasi inflasi. Tiga angka 0 akan dikick, yang Milyarder bakal jadi Jutawan yang Jutawan bakal jadi Ribuwan. Misal harga bensin premium sebelumnya Rp. 6.500, dengan rupiah baru kita membayar Rp. 6,5 (6 rupiah 50 sen) #PlusMinusRedenominasi FORBIS

Pemerintah bersama DPR siap membahas mengenai Rancangan Undang-undang (RUU) Redenominasi. RUU yang bernama Perubahan Harga Rupiah tersebut bakal diselesaikan di tahun 2013 ini.

Dalam RUU Perubahan Harga Rupiah tersebut, tertuang waktu pelaksanaan proses penyederhanaan rupiah akan dimulai 1 Januari 2014.

“Jadi nanti jika telah disahkan menjadi Undang-undang redenominasi akan dimulai pada 1 Januari 2014,” ungkap anggota Pansus Redenominasi Arif Budimanta kepada detikFinance, Senin (15/7/2013).

Namun Arif bakal menelisik lebih jauh RUU yang menurutnya tidak jelas tersebut. “Jadi lebih banyak isinya mengenai pelaksanaan, tata cara, tata waktu mengenai redenominasi. Menurut kami secara substansi dan momentum saja masih banyak rakyat yang belum paham,” ungkapnya.

“Apalagi ini kita dihadapkan dengan suasana inflasi yang menjulang,” imbuh Politisi PDIP ini.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sendiri optimistis kebijakan redenominasi tidak akan sulit dipahami masyarakat awam termasuk yang berada di pedesaan. Pasalnya, banyak masyarakat yang sudah mengenal mata uang asing.

Redenominasi merupakan penyederhanaan rupiah tanpa mengurangi nilainya. Intinya rupiah akan dihilangkan angka nol-nya. BI sendiri mengungkapkan 3 angka nol lebih tepat dihilangkan, jadi Rp 1.000 akan menjadi Rp 1.

FLASHBACK: ON

Sosialisasi direncanakan mulai Februari 2013, masyarakat sudah bisa menikmati Rupiah baru mulai Maret-Agustus tahun 2013 dengan gambar dan warna yang identik dengan Rupiah yang ada saat ini, namun dengan pengurangan tiga angka nol. Tahun 2013 hingga 2015 disebut masa transisi dimana harga-harga barang di pertokoan mencantumkan dua harga misalkan harga barang Rp. 10.000,- harus ditulis harga Rp. 10.000,-/Rp. 10,-. Dimasa transisi ini BI tetap menerbitkan dua jenis uang yaitu “Rupiah Lama” dan “Rupiah Baru”.

FLASHBACK: OFF

Negara yang Gagal Redenominasi: Brazil 6 x, kick 18 angka nol. Argentina 4 x, 13 angka nol. Bolivia 2 x, 9 angka nol.

Ada tiga tahap pelaksanaan redenominasi Rp 1000 menjadi Rp 1. Tahap pertama, Bank Indonesia (BI) harus melakukan komunikasi dan publikasi atas pelaksanaan redenominasi. BI akan memanfaatkan berbagai media seperti radio, televisi, media cetak, internet, materi tercetak, video khusus, hingga layanan telepon bebas pulsa. Tahap kedua, akan ada pewajiban para pedagang mencantumkan dua harga yaitu yang lama dan yang baru. Langkah ini dilakukan pada enam bulan sebelum redenominasi sampai tiga tahun setelahnya. Ini dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat selama masa transisi. Tahap ketiga, pelaksanaan penuh. Rencananya pelaksanaan penuh akan mulai dilaksanakan mulai Januari 2014. Tahap ketiga dilakukan di awal tahun ditujukan agar mempermudah perusahaan maupun instansi mengingat periode Januari 2014 merupakan awal dari pembukuan periode baru.

====================

▫□

Redenominasi Rupiah Tahun 2014 http://q.gs/4mNR8 http://adf.ly/VKK9p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s