Kelemahan dan Kelebihan Cold Booting dan Warm Booting

 

No.

Istilah

Kelemahan

Kelebihan

1.

Cold Booting

a. Saat komputer dihidupkan, processor menjalankan BIOS dan kemudian BIOS melakukan POST (power-on-self test), yaitu memeriksa atau mengecek semua hardware yang ada

a. BIOS akan mencari disk boot untuk menjalankan sistem operasi

 

 

b. Cara melakukan cold booting lebih lama dari warm booting karena sebelumnya komputer dalam keadaan mati, sehingga kita harus terlebih dahulu menghubungkan kabel power ke stop kontak dan menghubungkan perangkat komputer lainnya jika belum terhubung


 

 

c. Cold booting boros dalam penggunaan listrik, karena pada saat komputer pertama kali dihidupkan akan menghabiskan daya yang cukup besar.


2.

Warm Booting

a. Tentunya warm booting hanya dapat dilakukan jika sudah dilakukannya proses cold booting.

a. Cara melakukan warm booting lebih mudah, prosesnya hanya melalui klik tombol “Start” lalu pilih “Restart” atau tekan tombol Ctrl+Alt+Del jika belum memiliki OS

 

 


b. Warm booting hemat dalam penggunaan listrik, karena komputer sudah dalam keadaan hidup

 

 



5 thoughts on “Kelemahan dan Kelebihan Cold Booting dan Warm Booting

  1. Ebit Risma aje dah says:

    Aq gak ngerjain PR TIK….
    Gmna donk….
    Malah ketemu yg bginian….

  2. Itu apa yg kelebihan cool booting sama kelemahan warm booting? Penting bgt nih, tolong ya secepatnya. Makasih ^^

  3. Destantry Jasmine says:

    lengkapin dong.. Gue mau ngerjain PR TIK,, harus lengkap nih!! Cepet ya friends

  4. sangat membantu..
    thanks gan🙂
    kunjung balik iya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s